Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain adalah saling menasehati. Disini ada 2 pihak yang berperan : orang yg dinasehati dan yg menasehati.
Orang yang menasehati haruslah :
Melihat kondisi yg dinasehati, apakah beliau sedang marah. Jika orangnya sedang marah, urungkanlah terlebih dahulu untuk berbicara dengannya sampai kemarahannya reda. Intinya ambil waktu dan kondisi yang terbaik untuk berbicara dengannya.
Pengumuman Intranet di kantor kami memberitahukan bahwa koneksi internet terputus karena ada kerusakan di pusat dan ini berlaku untuk seluruh jaringan di setiap gedung yang ada di komplek tempat kantor kami berada. Saat saya sedang menulis ini, koneksi masih terputus, ini pun ditulis di Ms. Word terlebih dahulu. Setelah berbincang dengan teman-teman yang berada di gedung lain, kantor rasanya sepi tanpa internet, sepertinya aktivitas pun mati. Wow, sampe sebegitunya, padahal kerjaan tuh banyak, cuman kalau tidak ada internet, serasa kita-kita ini “TERISOLIR” dari dunia luar, karena tidak bisa mengakses halaman-halaman internet yang biasanya bisa mengakses dunia luar : dalam negeri maupun luar negeri. Dengan berbekal jaringan, kita pun tidak kehilangan akal, supaya aktivitas tidak boring, salah satu temen yang berbeda gedung, mensharing folder game sehingga yang lain bisa mengaksesnya. Saya yang letaknya di gedung lain, dengan hanya mengetahui IP address dari kompi teman, saya pun bisa mengaksesnya.Dasar temen-temen, termasuk saya he2, malahan nge-game.
Kreatif, gak kebayang pokoknya, eh bukan ga kebayang, cuman ga kepikiran. Ide-idenya benar-benar brilian, cerdas. Kata-kata itu keluar ketika saya melihat sebuah tayangan televisi swasta yang menayangkan program TV jepang. Sebuah tayangan , dimana seorang atau banyak orang sebagai team memperlihatkan kebolehannya untuk mengilustrasikan apa yang ada disekelilingnya, seperti mekarnya bunga, orang yang sedang bercermin, kembang api, bayangan orang, dan banyak ide-ide kreatif lainnya, semuanya digerakan oleh manusia. Ide kreatif lainnya, tampak di tayangan anak-anak, disana barang-barang bekas pun bisa menjadi berguna, terutama untuk mainan anak-anak. Bahkan di media massa seperti koran ataupun majalah, ada rubrik khusus untuk ide kreatif ini. Ide kreatif seringkali muncul tanpa sengaja, dan ide-ide itu sebetulnya ada di sekeliling kita, cuman kitanya saja yang tidak menyadarinya, atau pun kepikiran sesuatu, kita cenderung langsung "membunuh" ide tersebut, takut tidak bagus, takut tidak berbobot , dan ketakutan-ketakutan lainnya. Perasaan ini seringkali hinggap di pikiran kita termasuk saya, dan akhirnya ide itu pun menjadi mentah lagi, atau malahan orang lain yang keburu mengambil ide kita dan akhirnya kita cuman bisa mendumel atau gondok (kata orang sunda bilang). Ide-ide kreatif pun harus diarahkan ke hal yang positif dan bermanfaat bagi orang sekelilingnya. Nilai positif dari ide-ide kreatif ini adalah mengurangi kejenuhan atau kebosanan, misalnya dalam rumah tangga, ada kalanya bosan ketika makanannya itu-itu saja ( asal saja jangan bosan ama pasangannya ^_^ ), maka kita harus kreatif bagaimana memvariasikannya, terus dalam kuliah, ada masanya kita mengalami kejenuhan, ya kreatif lah dikit, bolos 1-2 kali (ups itu mah ajakan salah *_^) , ini yang bener, ikutlah kegiatan ekstra kulikuler , jadi pas kuliah tidak belajar n belajar saja, tapi ada nilai + nya, atau adakan rihlah, supaya pikiran kita fresh lagi. Pokonya banyak hal yang bisa membuat kita jadi kreatif.......
Dingin……. Itulah keadaan pas hari ini, hujan turun lebat sejak subuh. Rasanya malas untuk keluar, tapi Live Must Be Go On, dengan menggunakan jas hujan, tak urung kami pergi ke kantor, padahal suami saya lagi terkena flu. Di sepanjang jalan, hanya macet yang terlihat. Bulan September, sudah mulai memasuki musim hujan. So, jaga kesehatannya !!! . (khususnya daerah Bandung )
I yem koming jatinangor….. Ahad yang lalu dan sekarang, ada pembekalan KKNM (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa ) di jatinangor dan seperti biasanya suami tercinta mengantarkan kesana. Sudah lama saya tidak ke kampus jatinangor, terakhir ke sana, ketika pengambilan jas wisuda dan mengurus ijazah Diploma. Sejak kuliah di Unpad, paling 2-5 kali ke jatinangor. Ketika memasuki areal kampus, kampus tak ubahnya seperti pasar, dan emang betul, disana ada pasar kaget ( kalo di Bandung seperti halnya di Gasibu ). Berdasarkan informasi salah seorang teman, setiap minggu areal kampus sering dijadikan pasar kaget oleh penduduk setempat , mulai dari makanan, pakaian, dan pernak-pernik lainnya dan tempat olahraga. Dari pihak kampus, seorang dosen menuturkan bahwa pasar kaget itu sudah berlangsung dari dulu, dan pihak kampus sebetulnya sudah melakukan penertiban supaya tidak memasuki areal kampus, tapi tetap saja pasar kaget itu tetap ada, dan sampai saat ini telah menjadi hiburan dan ajang berbelanja murah meriah bagi penduduk sekitar dan tentunya mahasiswa.
Waktu terasa berlalu begitu cepat, sekarang saja sudah hari jumat, berarti hari terakhir bekerja. Hari jumat merupakan hari yang ditunggu-tunggu, karena kami-kami yang di kantor bisa“perbaikan gizi” dengan minum susu murni, yummy ^_^ . Berkaitan dengan susu, banyak tingkah laku yang berbeda-beda dari teman kantor, sebagian teman merasa enek dengan langsung meminum susu , jadi susu terlebih dahulu di campur dengan gula atau kadang-kadang dengan kopi, sehingga rasanya ga enek dan baunya ga anyir.
Terus sebagian yang lain, malah tidak menyentuhnya sekalipun, tapi tetap dibawa pulang katanya untuk masker wajah. Hehe , ada –ada saja yah….Tapi setidaknya susunya tidak mubazir.